MINSEL , BAS – Dalam upaya menjaga stabilitas ekonomi, Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa Selatan dibawah pimpinan Bupati Franky Donny Wongkar dan Wakil Bupati Theodorus Kawatu, berhasil menekan angka inflasi selama bulan oktober.
Berdasarkan rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Minahasa Selatan, berhasil menekan angka inflasi sehingga mengalami penurunan.

Menurut kepala BPS Kabupaten Minsel Irena Istianawati, SST, SE, MSi, menjelaskan perkembangan indeks harga konsumen (IHK) di Minsel ,mengalami penurunan. Itu dilihat dari fenomena perkembangan harga 3 komoditi, yakni daging babi, cabe rawit dan daun bawang yang mengalami penurunan.
” Untuk Bulan Oktober, Inflasi Year on Year 0,66% , Month to Month 0,54 dengan andil inflasi Makan, minum dan tembakau 0,50%, ” jelas Irena via release berita kepada awak media, senin (04/11/25).

Adapun beberapa komoditi yang menjadi pendorong inflasi, yakni daun bawang, tomat, susu bubuk, sigaret kretek mesin, cabai merah.
” sementara ada beberapa komoditi yang menjadi penahan inflasi, yakni cabai rawit, daging babi, beras, bawang merah, ikan cakalang/ikan sisik,” jelas Irena.
Dengan data di atas, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, berhasil menekan angka inflasi menjadi yang terendah untuk seluruh kabupaten Kota seluruh provinsi Sulawesi utara.
Atas pencapaian itu, Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, pun menyatakan bahwa, Pemerintah Kabupaten Minsel akan terus memantau dan mengendalikan inflasi untuk menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (dfy)








