MINSEL , BAS – Kegiatan proses seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2026, dibuka oleh Wakil Bupati Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, S.I.P.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Waleta Kantor Bupati Minahasa Selatan, Kamis (09/04/26).
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Minahasa Selatan, Theodorus Kawatu, S.I.P., hadir mewakili Bupati Minahasa Selatan membuka secara resmi kegiatan yang merupakan tahapan penting untuk menjaring putra-putri terbaik daerah yang nantinya akan mengemban tugas kehormatan sebagai pengibar bendera pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan seleksi Paskibraka berlandaskan regulasi terkait pembinaan Ideologi Pancasila, kepemudaan, serta program BPIP, dan menjadi bagian dari upaya strategis membentuk generasi muda yang disiplin, berintegritas, dan nasionalis. Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan berkomitmen mendukung misi pembangunan SDM yang sehat, berdaya saing, dan berlandaskan nilai Pancasila melalui seleksi ini.
Seleksi diikuti siswa-siswi SMA/SMK se-Minahasa Selatan dengan total pendaftar 158 orang, 95 peserta terverifikasi, dan 69 lolos administrasi, sementara 26 peserta gugur. Berdasarkan indikator Transparansi Paskibraka, kebutuhan anggota tahun 2026 ditetapkan sebanyak 32 orang, terdiri dari 28 untuk tingkat kabupaten dan 4 untuk tingkat provinsi.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga dr. Fietber S. Raco, S.Pd., M.Si.; Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Ifke Anita Pondaag, S.E., M.M.; serta segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan; Bapak Aiptu Surman Lainsamputty, Perwira Urusan Pengendalian Personel Bagian SDM Polres Minahasa Selatan, yang juga selaku instruktur Arie Esau Toloh, S.E., Kepala Cabang Dinas Minahasa Selatan dan Minahasa Tenggara pada Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara; panitia tim penilai; Ketua dan Pengurus Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Minahasa Selatan. (BAS)







