Wakil Walikota RS Pimpin Pemkot Manado Rapat Bersama  Kementeriaan Sosial Bahas Digitalisasi Data Bansos

MANADO , BAS – Pemerintah Kota Manado bersama Pemerintah Pusat lewat Kementeriaan Sosial sedang mempersiapkan penyusunan  program Digitalisasi Data Bantuan Sosial (Bansos).

Implementasi Program ini tertuang dalam Rapat Koordinasi antara jajaran Pemerintah Kota Manado yang dipimpin Wakil Walikota Manado Richard Sualang bersama Kementeriaan Sosial, Selasa (14/04/26), di Kantor Mall Pelayanan Publik (MPP).
Diketahui, Dasar kebijakan dibuat program ini adalah agar Pemerintah pusat-dan daerah bisa lihat data real-time, berapa yang sudah terima, daerah mana yang belum, komoditas apa yang dibutuhkan.

Pengertian Digitalisasi data bantuan sosial adalah mengubah semua data bansos dari manual/kertas jadi sistem digital berbasis database dan aplikasi.

Menurut Fahri Isnata dari Kementeriaan Sosial Direktorat Jenderal Perllindungan dan Bina Sosial, menjelaskan, rapat bersama Pemkot Manado ini memonitoring serta memastikan awal pelaksanaan program digitalisasi data Bansos. ”  Saat ini Koordinasinya bersama Dinas Dukcapil, Dinas Sosial dan Dinas Kominfo untuk memastikan bagaimana perekaman data identitas kepedudukan digital oleh warga Manado dalam aplikasinya. Juga melakukan perekaman untuk agen-agen yang akan membantu masyarakat dalam mengakses  data bantuan dari pemerintah ,” kata Isnata kepada awak media setelah selesai mengikuti Rakor ini.

Lanjutnya, kedepan mereka akan terhubung pada satu portal, yang secara mandiri akan bisa mengakses semua bantuan yang disediakan oleh pemerintah pusat dan daerah.
” manfaatnya untuk masyarakat adalah data ini akan lebih akurat dan penerima bantuan sosial adalah yang benar-benar sebagai warga yang tidak mampu,” jelasnya.

Sementara itu, Kadis Sosial Manado Rollies Rondunuwu menjelaskan kunjungan dari Kementeriaan Sosial ini, adalah  dalam rangka memonitor pelaksanaan Program Digitalisasi Data Bantuan Sosial di Kota Manado. ” Dimana ada 41 daerah di Indonesia, Kota Manado masuk salah satu dari pelaksana program ini, dan menjadi pilot projek di Sulut,” jelas Rondonuwu.

Ia menjelaskan lagi, untuk mendukung terlaksananya program ini, Pemerintah kota Manado telah menyiapkan para agen wilayah yang berjumlah 2347 agen, dimana saat ini sementara pengaktifan Identitas Kependudukan Digital  (IKD)  mereka.

Hadir dalam rapat ini, Kadis Capil Manado Ewin Kontu, Kadis Kominfo Yanti Mongkau, Kadis Sosial Rollies Rondonuwu, Kabid Yetti Mukuan dan jajaran lainnya.  ( dfy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *