MANADO, BAS – Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Perindustriaan dan Perdagangan melaksanakan kegiatan Pelaksanaan Promosi Pemasaran dan Peningkatan Penggunaan Produk dalam Negeri dan Sosialisasi Pengembangan Produk Industri Kecil dan Menengah ( IKM)/ Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) kota Manado melalui Teknologi Digital Platform Mapalus Mart.
Sosialisasi ini dilaksanakan di Grand Puri Hotel, kamis (16/04/26).

Wakil Walikota Manado Richard Sualang, membuka langsung kegiatan ini dan didampingi Assisten II Pemkot Manado, Atto Bulo SH,MH, Kadisperindag, Hendrik Warokka, sejumlah camat. Sebagai peserta kegiatan adalah para pelaku UMKM di Kota Manado.
Dalam arahannya, Wawali Sualang memberikan apresiasi kepada pelaku IKM dan UMKM yang mengikuti boleh kegiatan ini, serta apresiasi kepada Disperindag yang sudah membuat aplikasi terbaik ini. Sehingga dapat memudahkan para pelaku UMKM/IKM dalam memasarkan produk mereka.
“Program ini secara eksklusif tentu harus melibatkan karena memang bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian adalah objek dan subjek dari program ini. Karena bapak dan ibu sekalian juga adalah bagian dari masyarakat sehingga harus memahami bahwa seluruh program Pemerintah kota Manado ditujukan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Sualang.
Ia juga mengakui Pemkot Manado sudah melaporkan aplikasi ini kepada pemerintah pusat di Kementerian Perdagangan.
Wawali berharap melalui kegiatan ini para pelaku IKM UMKM dapat menyerap dan menjalankan digitalisasi ini secara baik.
“Saya sudah sampaikan kepada Bapak Walikota Manado, Andrei Angouw tentang platform digital ini. Sebenarnya merupakan bentuk transformasi dari apa yang permintaan pasar Manado,” terang Sualang.
Pada kesempatan itu Kepala Dinas Perindustriaan dan Perdagangan Hendrik Warokka menyampaikan melalui aplikasi Mapalus Mart ini akan berdampak baik bagi pertumbuhan ekonomi di Kota Manado. Sehingga bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Manado. Semua transaksi dilakukan melalui aplikasi digital ini sehingga transparan, terukur dan akuntabel. Secara sistematis terukur didalam agoritma,” ujar Warokka.
Lanjut Warokka, setiap pembelanjaan yang nantinya dilakukan ASN Kota Manado terhadap produk IKM/UMKM Kota Manado, semua terdata, terukur dan memiliki nilai tambah bagi PAD Kota Manado.(dfy)







