Salurkan Alat Mesin Pertanian, Bupati FDW: Mari Perkuat Peran Desa Menjadi Lumbung Pangan Daerah

MINSEL, BAS – Tekad Pemerintah Daerah Minahasa Selatan untuk memperkuat sektor pertanian terus dilakukan. Berbagai untuk menunjang sektor tersebut semakin digenjot.
Salah satunya adalah pemberian bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta benih padi ladang kepada kelompok tani.

Penyerahan secara simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Minahasa Selatan Franky D. Wongkar, di Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Selatan, kamis (16/10/25).

Bantuan diberikan kepada para perwakilan kelompok tani, yaitu Kelompok Tani Raya Desa Pinaling, Kelompok Tani Maranata Desa Matani, Kelompok Tani Bekerja Bersama Desa Pinaling, Kelompok Tani Usaha Desa Ongkaw Dua, Kelompok Tani Akasia Desa Tumani, dan Kelompok Tani Towmotowa Desa Tawaang Timur.

Adapun bantuan yang diserahkan meliputi satu unit combine harvester besar kepada Kelompok Tani Raya Desa Pinaling, serta masing-masing satu unit hand tractor kepada lima kelompok tani, yaitu Kelompok Tani Maranata Desa Matani, Kelompok Tani Bekerja Bersama Desa Pinaling, Kelompok Tani Usaha Desa Ongkaw Dua, Kelompok Tani Akasia Desa Tumani, dan Kelompok Tani Towmotowa Desa Tawaang Timur.

Sektor pertanian menjadi salah satu konsentrasi utama Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. Hal tersebut tercermin melalui pencanangan Tahun 2025 sebagai Tahun Menanam untuk Ketahanan Pangan, yang merupakan kelanjutan dari Gerakan Marijo Batanam yang telah dilaksanakan sejak tahun 2022. Program ini sejalan dengan quick wins pemerintah pusat dalam meningkatkan produktivitas pertanian guna mendukung tercapainya ketahanan pangan nasional.

Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah nyata Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan melalui Dinas Pertanian dalam memperkuat ketahanan pangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan petani. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas petani dalam pengolahan lahan dan panen, mengantisipasi keterbatasan tenaga kerja, menekan biaya operasional, serta meningkatkan efisiensi usaha tani.

Lebih lanjut, Bupati menambahkan bahwa pemberian bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani merupakan bentuk dukungan terhadap strategi nasional tersebut. Melalui penerapan mekanisasi pertanian dan peningkatan efisiensi produksi, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan berupaya memperkuat peran desa sebagai lumbung pangan daerah yang berkontribusi pada terwujudnya swasembada pangan nasional.

Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para petani di Kabupaten Minahasa Selatan atas komitmen, semangat, dan kerja keras mereka dalam mengelola lahan serta berinovasi di tengah berbagai tantangan iklim dan ekonomi. Bupati juga menegaskan bahwa para petani merupakan mitra strategis Pemerintah Daerah dalam mendukung ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Minahasa Selatan sekaligus Ketua Tani Merdeka Kabupaten Minahasa Selatan, Esther Kalangi, S.T.; Sekretaris Tani Merdeka Provinsi Sulawesi Utara, Jeckri Lama, S.E.; serta para kelompok tani penerima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan).

Turut hadir mendampingi Bupati Minahasa Selatan, Kepala Dinas Pertanian, Feybie Pusung, S.Pt., M.Si., bersama jajaran, serta segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan.  (BAS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *