MANADO , BAS – Warga Kelurahan Molas, Kecamatan Bunaken, Kota Manado digegerkan dengan kemunculan sekelompok Yaki atau monyet hitam Sulawesi / Macaca nigra yang turun dari gunung dan masuk ke permukiman warga beberapa hari terakhir ini.
Menurut warga, Yaki terlihat berkeliaran di pekarangan, atap rumah, hingga merusak tanaman warga. Aksi “teror” berupa perebutan makanan dan perusakan kebun mulai meresahkan masyarakat, terutama di lingkungan 1.
Beberapa warga Kelurahan Molas yang ditemui menyebutkan, kemunculan Yaki ini diduga akibat musim kemarau panjang yang membuat sumber makanan di habitatnya habis. “Biasanya mereka di hutan. Tapi karena kemarau, buah-buahan dan makanan di gunung menipis. Jadi mereka turun cari makan ke pemukiman,” ungkap mereka bersamaan, sabtu (05/09/26).
Untuk itu mereka (warga) mengharapkan, agar Pemerintah kota segera melakukan tindakan cepat untuk menjaring hewan-hewan tersebut.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Manado Jimmy Charles Rotinsulu saat dihubungi, menjelaskan, karena hewan ini (Monyet) adalah hewan yang dilindungi, maka penanganannya harus dari BKSDA Sulut. ” kami telah berkoordinasi dengan BKSDA agar segera dilakukan tindakan perlindungan dan penjaringan sehingga hewan tersebut tidak mengganggu warga lagi,” ucap Rotinsulu.
Rotinsulu juga menghimbau kepada warga agar Jangan memberi makan Yaki agar tidak ketergantungan ke pemukiman, tutup rapat tempat sampah dan buah-buahan, jangan memprovokasi atau melukai satwa, dan lapor ke BKSDA Sulut. (dfy)













