MANADO , BAS – Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Terkait Pelayanan Pencatatan Sipil di Hotel Grandpuri Manado, Rabu (29/07/26). Kegiatan ini dibuka Walikota Andrei Angouw.
Hadir pada kegiatan ini Asisten I Yulises Oehlers S.H., Kadis Dukcapil Manado Erwin Kontu S.H.,M.H, pejabat eselon Dukcapil Manado, Para Lurah se Kota Manado serta peserta sosialisasi.
Dalam arahannya, Wali Kota Andrei Angouw mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini dan berharap kita dapat melakukan dengan baik soal pelayanan pencatatan sipil ini.
“Harapannya, khususnya lurah-lurah yang hadir sebagai peserta dalam kegiatan ini untuk dapat mengetahui warga diwilayahnya,” ucap Walikota.
Dia juga kembali menekankan soal data disetiap kelurahan dimana setiap warganya harus dapat diketahui keberadaannya.
“Saya meminta agar dapat mengikuti perkembangan digitalisasi dalam pelaksanaan kegiatan sebab ini perkembangan jaman yang harus diikuti. Apalagi soal bagaimana menginput data yang tentunya harus mengetahui penggunaan alat teknologi. Seperti contoh program digitalisasi bansos yang harus diikuti dengan baik sehingga memenuhi ketentuan dan benar-benar terdaftar sebagai yang berhak dapat bantuan,” jelas Angouw.
Lanjutnya lagi, digitalisasi bansos ini lewat pendaftaran dan nantinya ditentukan berhak atau tidak. Jadi penentuan siapa yang berhak mendapat bansos bukan karena kewenangan Ketua Lingkungan atau Lurah.
“Semua ini perlu disosialisasikan kepada masyarakat agar mereka tau persis bahwa keadaan diri sudah bisa terekam secara digital di lapangan. Wali kota ikut memaparkan hal-hal lain yang harus terimput lewat sistem, misalnya soal pembayaran PBB dan akan terkoneksi dengan retribusi sampah. Demikian juga soal Penerangan Jalan Umum (PJU) yang harus terdata dilaoangan beraoa banyak, yanga nenyala atau tidak dapat diketahui,” terang Walikota Manado.
Selesai sambutan wali kota membuaka secara resmi Sosialisasi Terkait Pelayanan Pencatatan Sipil ini. (BAS)













