Tingkatkan Siaga Bencana, 40 Relawan Dinas Pemadam Kebakaran Manado Dikukuhkan Walikota Andrei Angouw

MANADO , BAS – Pelibatan Partisipasi masyarakat dalam penanggulangan kebakaran, terus dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan Kota Manado. Ini dibuktikan dengan dikukuhkannya 40 anggota baru Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Kota Manado. Kegiatan pengukuhan ini, dilakukan langsung oleh Wali Kota Manado, Andrei Angouw, di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Manado, Kamis (9/4/2026).

Wali Kota Manado Andrei Angouw memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang bersedia menjadi relawan secara sukarela. keberadaan relawan pemadam kebakaran memiliki peran yang sangat penting meski sering kali tidak terlihat.

“Kelihatannya tidak terlalu penting, tetapi ini menyangkut nyawa. Pada saat tertentu, kehadiran rekan – rekan sekalian bagi orang lain bisa menjadi pembeda antara hidup dan mati. Karena itu saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh relawan yang telah bersedia mengabdikan diri,” ujar Andrei.

Walikota mengingatkan, setiap relawan harus memiliki pengetahuan dasar mengenai pencegahan kebakaran dan penyelamatan, kemudian meneruskan pengetahuan tersebut kepada masyarakat di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Ilmu yang diperoleh jangan hanya disimpan sendiri. Sampaikan kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat sekitar. Siapa tahu informasi sederhana yang dibagikan bisa menyelamatkan nyawa orang lain ketika terjadi keadaan darurat,” ucap Angouw.

Masalah membangun koordinasi dan kerja sama antarsesama relawan juga ditekankan Angouw. Ia menilai penanganan kebakaran tidak mungkin dilakukan secara individual, melainkan membutuhkan kerja tim yang solid.

“Harapannya para relawan selalu siaga, saling bertukar informasi, saling mendukung, membangun hubungan persaudaraan yang positif, serta memperkuat komunikasi. Jangan membangun kelompok yang saling berhadapan, tetpi bangun kebersamaan untuk kepentingan masyarakat dan Kota Manado,” tegasnya sambil mengajak seluruh relawan menjalankan tugas kemanusiaan tersebut secara tulus demi keselamatan warga dan kemajuan Kota Manado.

Sebelumnya, Ketua panitia Retzius A. Manoppo, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan pembentukan dan pembinaan Redkar merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kota Manado dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat sebagai mitra pemerintah di bidang pencegahan kebakaran, penyelamatan, dan penanggulangan keadaan darurat.

“Melalui kegiatan tersebut, para relawan memperoleh pembekalan mengenai pencegahan kebakaran, penggunaan peralatan pemadam api ringan, teknik evakuasi dasar, hingga etika dan peran relawan dalam membantu tugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan,” kata Manoppo yang juga Kepala bidang pencegahan Damkar Manado.

Diketahui, Sebelum pengukuhan, Kota Manado telah memiliki 150 anggota Redkar. Pada kesempatan itu, sebanyak 40 relawan baru yang berasal dari 26 kelurahan di 10 kecamatan resmi dikukuhkan, sehingga total anggota Redkar Kota Manado bertambah menjadi 190 orang.
Seluruh pelaksanaan kegiatan pembentukan dan pembinaan Redkar Tahun Anggaran 2026 dibiayai melalui Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Manado.

Selesai pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi tentang cara penanganan kebakaran kepada para relawan oleh sejumlah narasumber.

Hadir dalam kegiatan pengukuhan ini, Sekda Steaven Dandel, Asisten I Setda Kota Manado Julises Oehlers, serta Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Manado Jimmy Charles E. Rotinsulu bersama jajaran.  (BAS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *