Pemerintah Kota Manado Akan Integrasikan Moda Angkutan Umum Mikrolet ke Sistem Feeder Bersama BTM

MANADO , BAS – Beroperasinya moda angkutan Bus Trans Manado (BTM), ditanggapi positif dan terus diberi apresiasi oleh masyarakat. Mereka menilai Bus ini sangat membantu mereka. Namun disisi lain, beroperasinya Bus ini mendapat reaksi penolakan dari kalangan sopir mikrolet, karena mempengaruhi pendapatan mereka.

Menyikapi permasalahan ini, Pemerintah Kota Manado lewat Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang akan membuat program terobosan agar moda angkutan BTM dan angkutan mikrolet boleh beroperasional dengan lancar secara bersama-sama.


Walikota Andrei Angouw menjelaskan, Pemerintah akan meminimalisir setiap permasalahan, agar semua orang merasa senang. Maka pemerintah akan membuat program yang mengakomodir semua pihak.
” Pertama, pemerintah akan merekrut beberapa sopir mikrolet untuk bekerja sebagai sopir BTM. Tapi tidak semua yang akan direkrut,” tutur Walikota Angouw saat Konfrensi Pers bersama Aliansi Pers Manado (APM) dan evaluasi program
Pemkot Manado tahun 2025, di salah satu rumah kopi The Tang Coffe, jumat (23/01/26). 

Selanjutnya, kata Angouw, Pemerintah juga kedepan akan menerapkan transportasi sistem Fedeer (sistem transportasi yang dirancang untuk menghubungkan penumpang dari daerah pinggiran  ke pusat kota atau ke jalur transportasi utama). ” Transportasi Sistem Feeder ini akan diberlakukan kedepan, akan diuji dulu.  Dan angkutan mikrolet yang akan dipakai adalah mikrolet yang masih layak jalan dan pakai,” jelas Angouw.

“Jadi sistem ini, mikrolet beroperasi di daerah pinggiran dan membawa penumpang ke stasiun, terminal transportasi utama atau jalan utama, nanti penumpang akan langsung naik ke BTM menuju tujuannya,” terang Angouw.

Wakil Walikota Richard Sualang juga  menegaskan , bahwa moda transportasi di kota Manado tidak ada yang akan dihilangkan, semua angkutan terus beroperasi.
” Untuk operasional mikrolet sudah ada solusinya dari pemerintah kota. begitu juga Bus Trans Manado akan terus beroperasi demi kelancaran sistem angkutan di kota Manado,” ucap Sualang.

Hadir dalam konfrensi pers dan evaluasi program Pemkot Manado tahun 2025, adalah Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Yanti Mongkau, Kabid Kominfo Yetti Mukuan. (dfy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *