Dinas Kominfo Minsel Fasilitasi FGD Pembinaan Statistik Sektoral untuk Memperkuat Implementasi Satu Data Indonesia

Minahasa Selatan930 Dilihat

MINSEL , BAS – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Minahasa Selatan memfasilitasi pelaksanaan diskusi tematik bertajuk “Peran Pembinaan Statistik Sektoral dalam Mewujudkan Satu Data Indonesia”, Oleh Badan Badan Pusat Statistik Kabupaten Minahasa Selatan.
Kegiatan ini sebagai upaya memperkuat tata kelola data pemerintah daerah dan memastikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menerapkan prinsip-prinsip Satu Data Indonesia (SDI) secara konsisten.

Wakil Bupati Minahasa Selatan, Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, S.I.P, Selasa, 11 November 2025 mewakili Bupati Minahasa Selatan membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema Peran Pembinaan Statistik Sektoral dalam Mewujudkan Satu Data Indonesia yang dilaksanakan bertempat di Kantor Bupati Minahasa Selatan.


FGD ini diselenggarakan sebagai bagian dari implementasi Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia (SDI), yang menekankan pentingnya data pemerintah yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, dan mudah diakses publik.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Minahasa Selatan, Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, S.I.P.,menegaskan bahwa data berkualitas merupakan pondasi utama pembangunan berbasis bukti (evidence-based policy), Pembinaan statistik sektoral dipandang tidak sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian dari transformasi tata kelola pemerintahan yang bersih dan modern melalui digitalisasi. Ia juga menyoroti tantangan yang masih dihadapi, seperti ketidaksinkronan data, perbedaan metodologi, dan belum seragamnya pengisian metadata.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika,  Tusrianto Rumengan, S.STP., M.Si., menambahkan bahwa konsistensi penerapan standar statistik sangat diperlukan untuk mengurangi duplikasi data, mempercepat integrasi lintas sistem, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas publik. Hal ini sejalan dengan peran Kominfo sebagai walidata daerah yang memastikan setiap produsen data memenuhi prinsip SDI.

FGD ini menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi antara BPS sebagai pembina data, Bappelitbangda dan Kominfo sebagai walidata, serta seluruh perangkat daerah sebagai produsen data. Diskusi diarahkan untuk mengidentifikasi tantangan pengelolaan data sektoral, menyusun rekomendasi perbaikan, dan membangun kesepahaman terkait standardisasi serta integrasi data lintas perangkat daerah.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan berharap kegiatan ini memperkuat sinergi dalam penyusunan dan pemanfaatan data sektoral, sekaligus mempercepat implementasi Satu Data Indonesia guna meningkatkan kualitas perencanaan, penyusunan kebijakan, dan pelayanan publik. Tahun ini, Pemkab bersama BPS juga tengah melaksanakan Pembinaan Statistik Sektoral sebagai dasar penilaian statistik sektoral tahun 2026, termasuk proses pengumpulan bukti dukung dan peningkatan kapasitas teknis perangkat daerah dalam seluruh siklus kegiatan statistik.

Hadir dalam kegiatan tersebut Statistisi Ahli Madya, Johanes, S.ST., yang mewakili Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Minahasa Selatan, bersama dengan jajaran; Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Tusrianto Rumengan, S.STP., M.Si.; Kepala Dinas Perhubungan, Verra Y. Lasut, A.P., M.Si.; Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP,  Ronald H. Paath, S.Pt., M.Si.; Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dekky Tuwo, S.Sos.; Kepala Dinas Perikanan, Ir. Alexander Sonambela, M.Si.; Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup,  Dorkas Singkala, S.T.; serta peserta FGD yang terdiri dari operator data perangkat daerah.  (BAS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *