Pasar Bersehati Harumkan Nama Sulut, Raih Juara II Lomba Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas BPOM RI

Kota Manado40 Dilihat

JAKARTA , BAS –  Penataan yang profesional diimbangi dengan kerja keras dari jajaran managemen dan karyawan, serta ditunjang pedagang, Pasar Bersehati yang dikelola Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Manado, berhasil meraih Juara II untuk Regional Indonesia Timur dalam Lomba Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas yang diselenggarakan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., dan diterima oleh Direktur Utama Perumda Pasar Manado, Lucky Senduk, pada kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (GERMAS SAPA) yang digelar di Aula Gedung Bhinneka Tunggal Ika, Kantor BPOM RI, Jakarta Pusat.

GERMAS SAPA merupakan gerakan kolaboratif yang diinisiasi BPOM untuk membangun kesadaran, meningkatkan kapasitas, serta mendorong kemandirian masyarakat dalam menerapkan prinsip keamanan pangan dalam kehidupan sehari-hari.

Direktur Utama Perumda Pasar Manado, Lucky Senduk, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan yang diraih Pasar Bersehati.

Menurut Senduk, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan pasar.

“Penghargaan ini adalah hasil kerja bersama. Kami menyampaikan terima kasih kepada BPOM RI dan BBPOM di Manado atas pendampingan intensif sejak 2024, serta kepada Pemerintah Kota Manado atas arahan dan dukungan yang diberikan,” kata Senduk usai menerima penghargaan di Jakarta.

Senduk menyatakan, penghargaan ini menjadi motivasi bagi Perumda Pasar Manado untuk terus meningkatkan standar keamanan pangan dan kualitas layanan pasar.

“Juara II dari 1.300 pasar peserta adalah kepercayaan besar. Ini bukan akhir, melainkan awal untuk bekerja lebih keras. Komitmen kami adalah menjadikan Pasar Bersehati sebagai pasar yang aman, bersih, sehat, tertib, dan nyaman bagi pedagang dan konsumen,” tegasnya.

Dia juga menekankan pentingnya peran pedagang dan Tim Internal Control System (ICS) binaan BPOM dalam menjaga keamanan pangan.

“Kami memberikan apresiasi kepada para pedagang Pasar Bersehati yang telah menunjukkan kesadaran tinggi akan pentingnya keamanan pangan. Bersama Tim ICS, kami akan terus memperkuat pengawasan agar pangan yang beredar bebas dari bahan berbahaya seperti formalin dan boraks,” terangnya.

Lebih jauh Senduk menjelaskan bahwa pengembangan Pasar Bersehati tidak hanya berfokus pada aspek keamanan pangan, tetapi juga pada penataan kawasan pasar sebagai pusat perdagangan dan destinasi wisata kuliner.

“Kami ingin Pasar Bersehati tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga menjadi ruang aktivitas masyarakat dan destinasi kebanggaan Kota Manado, dengan fasilitas yang semakin tertata dan pemandangan Teluk Manado yang menjadi daya tarik,” kata Senduk.

Pada kegiatan tersebut, BPOM memberikan apresiasi kepada para pemenang Lomba Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas sebagai bentuk penghargaan atas komitmen dan upaya peningkatan keamanan pangan di lingkungan pasar tradisional.

Dalam lomba tersebut, BPOM menilai 1.300 pasar dari seluruh Indonesia yang dibagi dalam tiga regional. Pasar Bersehati Manado berhasil meraih peringkat kedua untuk Regional Timur.

Berbagai pembenahan dilakukan secara berkelanjutan, meliputi peningkatan sanitasi dan higienitas, penataan lapak berdasarkan jenis komoditas, serta penguatan pengawasan terhadap keamanan pangan.

Salah satu langkah strategis adalah pelibatan Tim Internal Control System (ICS) binaan BPOM yang berperan aktif dalam pemantauan keamanan pangan di lapangan.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari arahan Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang, serta kerja sama Dinas Pangan Kota Manado, Dinas Kesehatan Kota Manado, Puskesmas Wenang, pendampingan Balai Besar POM di Manado, serta peran aktif pedagang dan pengunjung Pasar Bersehati.

Melalui program GERMAS SAPA, BPOM terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya memilih, mengolah, dan mengonsumsi pangan yang aman. Upaya tersebut sejalan dengan komitmen Perumda Pasar Manado dalam menghadirkan lingkungan pasar yang bersih, sehat, tertib, dan nyaman.  (BAS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *