MANADO , BAS – Pemerintah Kota Manado kembali meraih apresiasi dari pemerintah pusat melalui Badan Kepegawaian Nasional (BKN) RI. Dimana Pemkot Manado serius menerapkan Managemen Talenta untuk Aparatur Sipil Negara (ASN).
Ini merupakan bukti Komitmen Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang dalam meningkatkan kinerja ASN.
Apresiasi itu, ditandai dengan kunjungan kerja Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H., ke Kota Manado pada Kamis (24/9/2026).
Dalam kunjungannya, Kepala BKN didampingi langsung oleh Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang melaksanakan kegiatan pembinaan Manajemen Talenta yang diikuti oleh perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Sulawesi Utara. Kegiatan berlangsung di Aula Serbaguna Pemkot Manado.
Wali Kota Andrei Angouw dalam sambutannya saat membuka kegiatan menyampaikan terima kasih atas kehadiran Kepala BKN RI. Ia mengungkapkan bahwa Pemkot Manado telah mulai menerapkan manajemen talenta secara mandiri sejak tahun 2025 menggunakan aplikasi internal, namun kini akan berkolaborasi penuh dengan sistem Simata (Sistem Manajemen Talenta) milik BKN sesuai arahan pusat.
“Sejak menerapkan aplikasi manajemen talenta, kami telah melakukan 8 kali pengisian untuk Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama menggunakan Simata, mencakup 23 posisi JPT Pratama termasuk Sekretaris Daerah,” jelas Andrei Angouw.
Untuk mendukung implementasi ini, Pemkot Manado telah membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Penilaian Kompetensi ASN atau Assessment Center. Fasilitas ini sedang dipersiapkan perangkat lunak dan kerasnya melalui APBD Perubahan, dengan target dapat beroperasi penuh pada tahun depan.
“Kami mengundang seluruh kabupaten/kota di Sulut untuk nantinya dapat menggunakan Assessment Center di Kota Manado. Ini mungkin yang pertama di Wilayah Regional XI. Kami berharap manajemen talenta ini bisa digunakan hingga level Eselon III dan IV, bukan hanya Eselon II, agar intervensi kepala daerah dalam promosi dan mutasi dapat diminimalisir,” tegasnya.
Kepala BKPSDM Kota Manado, Otniel Tewal, menambahkan bahwa Kota Manado merupakan pemerintah daerah pertama di Sulawesi Utara yang melaksanakan Sistem Manajemen Talenta secara konsisten sejak awal tahun 2025, khususnya dalam penempatan pejabat pimpinan tinggi pratama.
Sementara itu, Kepala BKN RI Prof. Zudan Arif Fakrulloh, SH. MH menekankan bahwa manajemen talenta bukan sekadar sistem pemetaan ASN, melainkan instrumen strategis bagi kepala daerah. Sistem ini berbasis meritokrasi untuk memastikan penempatan orang yang tepat pada posisi yang tepat (the right man on the right place).
“Manajemen talenta dibangun untuk membantu kepala daerah memilih ASN yang tepat dalam mengeksekusi visi dan program pemerintahan. Pemetaan dilakukan berdasarkan kompetensi, potensi, rekam jejak, integritas, hingga hasil asesmen,” ujar Prof. Zudan.
Ia mengajak seluruh instansi daerah di Wilayah Kerja Kantor Regional XI BKN Manado untuk terus memperkuat penegakan manajemen talenta agar pengelolaan karier ASN menjadi lebih profesional, terencana, objektif, dan berbasis kinerja.
Pada kesempatan tersebut, Kepala BKN RI menyerahkan piagam penghargaan kepada Wali Kota Manado. Penghargaan ini diberikan kepada Pemkot Manado sebagai instansi di Wilayah Kerja Kantor Regional XI BKN yang patuh terhadap norma, standar, prosedur, dan kriteria manajemen ASN, serta telah berhasil menerapkan manajemen talenta.
Acara ditutup dengan pertukaran cindera mata antara Kepala BKN RI dan Wali Kota Manado, menandai komitmen bersama untuk mewujudkan birokrasi yang kompeten dan berintegritas di Sulawesi Utara. (BAS)









