MANADO , BAS – Demo pedagang di Pasar Bersehati Manado, pada hari senin (26/07/26), berujung pada tindakan anarkis. Bermula para pedagang melakukan aksi demo di Polda Sulut, setelah itu mereka para pedagang kembali ke kawasan pasar bersehati dan melakukan perusakan pagar pembatas yang dipasang oleh Perumda Pasar. Bahkan massa pedagang melakukan pemukulan kepada sejumlah karyawan PD Pasar Manado.
Aksi tersebut semakin memperkeruh konflik yang belakangan terjadi antara sebagian pedagang dan Perumda Pasar Manado.
Tidak berhenti pada perusakan pagar, massa kemudian bergerak ke sejumlah titik di dalam kawasan pasar. Sejumlah petugas Perumda Pasar yang sedang bertugas menjadi sasaran pengejaran oleh massa.
Berdasarkan video yang beredar di media sosial, puluhan pedagang terlihat mengejar petugas hingga ke area food court. Dalam rekaman itu, beberapa orang tampak membawa kursi plastik saat melakukan pengejaran, sementara suasana di lokasi dipenuhi kepanikan.
Atas peristiwa itu, Direktur Utama Perumda Pasar Manado, Lucky Senduk, mengecam tindakan anarkis tersebut. Ia menegaskan pihaknya akan menempuh jalur hukum terhadap para pelaku karena aksi itu dinilai telah mengancam keselamatan serta menimbulkan trauma bagi para karyawan.
“Kami akan menerima jika aspirasi disampaikan dengan elegan, karena kami juga butuh fungsi kontrol. Namun Tindakan ini sudah melewati batas. Kami akan menempuh jalur hukum karena aksi anarkis tersebut telah mencederai rasa aman dan psikologi karyawan yang sedang menjalankan tugas,” tegas Senduk.
Terkait besaran nilai kerusakan, dan korban dalam kejadian tersebut, belum ada laporan resminya. sementara pihak berwenang masih melakukan penyelidikan terhadap rangkaian peristiwa yang terjadi.
Aparat kepolisian masih berjaga di kawasan Pasar Bersehati guna mengantisipasi potensi kericuhan susulan. (BAS)








