MANADO, BAS – Upaya penyegaran dan pembenahan sistem kerja, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Manado melakukan perombakan disejumlah posisi jabatan struktural.
Kegiatan ini berlangsung di kawasan pariwisata Malalayang Beach Walk (MBW),Selasa, 3 Februari 2026.
Sejumlah posisi strategis yang dirombak yakni Kepala Divisi, Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI), Anggota SPI, Manajer, Asisten Manajer, Kepala Sub Divisi, hingga Kepala Seksi. Mereka langsung diambil sumpah lewat prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat dengan dihadiri langsung jajaran direksi, Dewan Pengawas, serta seluruh pegawai yang dilantik.

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama Perumda Pasar Manado Luki Senduk, Direktur Umum Irving Kurniawan Biki, Direktur Bisnis Jefry Salilo, Ketua Dewan Pengawas Novi Lumowa bersama anggota Dewan Pengawas lainnya.
Direktur Utama Luki Senduk dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya pembenahan internal dan penguatan sistem kerja di tubuh Perumda Pasar Manado.
“Sumpah jabatan ini adalah komitmen moral. Bukan hanya kepada institusi, tetapi kepada masyarakat Kota Manado yang setiap hari menggantungkan aktivitas ekonominya di pasar-pasar yang kita kelola,” tutur Dirut Luki Senduk.
Dirut Senduk menyatakan lagi, peran pejabat struktural sangat vital dalam memastikan pelayanan pasar berjalan tertib, bersih, aman, serta memberikan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli. Karena itu, dibutuhkan aparatur yang tidak hanya cakap secara administrasi, tetapi juga memiliki integritas yang kuat.
Direktur Umum Irving Kurniawan Biki yang menekankan pentingnya disiplin kerja, koordinasi antarbidang, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Direktur Bisnis Jefry Salilo menyampaikan pentingnya inovasi dalam pengelolaan pasar di tengah tantangan modernisasi dan tuntutan masyarakat yang semakin tinggi terhadap pelayanan yang profesional.
Ketua Dewan Pengawas Novi Lumowa dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Dewan Pengawas akan terus melakukan pengawasan terhadap jalannya organisasi, guna memastikan setiap pejabat yang dilantik benar-benar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
Usai prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan pakta integritas oleh seluruh pejabat yang dilantik. Penandatanganan ini menjadi simbol komitmen bersama untuk bekerja sesuai aturan, menjauhi praktik-praktik yang bertentangan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance). (BAS)








