Penerapan Aturan Siswa Tanpa Gawai, Kadis Bart Assa : Diperlukan Kreatifitas Guru

Kota Manado27 Dilihat

MANADO, BAS – Acara Talk Show Tabea Manado, kali ini menghadirkan narasumber Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Peter Bart Assa. Masalah yang dibahas mengenai Ruang lingkup penggunaan Gawai dan internet dengan bijak untuk anak. Acara ini berlangsung di Kantor Pemkot Manado, Kamis (16/04/26), dan di moderatori oleh Felix  Panelewen.

Kadis Bart Assa memaparkan keinginan Pemerintah agar anak-anak kembali fokus belajar, kembali bersosialisasi secara nyata, dan terhindar dari dampak negatif gawai atau Handphone yang berlebihan.

” penerapan  larangan gawai dilingkungan sekolah, diimbangi dengan kebijakan  kewajiban setiap sekolah untuk menyediakan loker untuk menyimpan gawai,” kata Assa.

Selain itu, kata Assa, akan ada pemasangan CCTV disetiap sekolah, dengan tujuan untuk mengontrol jalannya aturan.

Kadis Assa juga mengandalkan kepercayaan kepada seluruh Kepala Sekolah dan guru dalam menerapkan aturan kepada siswa.
“Ketrampilan guru mengajar juga mempengaruhi siswa menggunakan gawai
Secara berlebihan , guru juga dituntut berkreatifitas dalam mengajar,” jelasnya.

Terkait sangsi apabila asa siswa yang melanggar aturan, Kadis Assa menyatakan, akan ada sangsi edukatif yang proporsional.
” untuk guru juga ada sangsi bila melanggar aturan, yaitu sangsi disiplin lewat penilaian kinerja,” ucapnya.

Kadis Assa juga mengharapkan kontribusi semua pihak untuk mendidik anak dalam penggunaan gawai dan internet secara bijak.   (dfy)

Related Posts

Don't Miss

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *