Tutup Latsar CPNS Manado 2025, Wawali RS Apresiasi Peserta dan Harapkan Komitmen dalam Bekerja

MANADO , BAS – Wakil Walikota Manado Richard Sualang mewakili Walikota Manado Andrei Angouw resmi menutup kegiatan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) Pemerintah Kota Manado Tahun 2025, Kamis (09/10/25), di Ruang Serba Guna Pemkot Manado.

Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sulawesi Utara, dengan metode blended learning yang menggabungkan pembelajaran klasikal dan non-klasikal. Kegiatan ini berlangsung sejak 9 Juli hingga 5 Oktober 2025.

Saat menutup kegiatan, Wakil Wali Kota Manado dr. Richard Sualang menyampaikan selamat kepada seluruh peserta yang telah dinyatakan lulus, termasuk 15 peserta terbaik dengan nilai tertinggi hasil evaluasi aktualisasi dan sikap perilaku.

“Selamat kepada seluruh peserta, 94 orang yang telah mengikuti Latsar selama 74 hari. Ini bukan akhir, tetapi awal dari pengabdian sebagai aparatur sipil negara. ASN adalah profesi yang mulia, karena mengabdi kepada negara dan melayani rakyat,” kata Sualang.

Pentingnya konsistensi dan komitmen dalam menjalankan tugas sebagai ASN, ditekan kembali oleh Wawali RS, apalagi di era modern yang penuh tantangan. “Menjadi ASN bukan sekadar pekerjaan, tapi panggilan untuk mengabdi dan melayani bangsa dengan hati,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para peserta untuk selalu menjaga integritas, belajar dari senior-senior yang telah berpengalaman, dan menjauhi perilaku yang tidak terpuji.
“ASN harus mampu menjadi teladan, mengedepankan etika, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Itulah wujud nyata ASN BerAKHLAK dan Bangga Melayani Bangsa,” pungkas Wakil Wali Kota Manado.  

Sebelumnya, Kepala BKPSDM Kota Manado, Otniel Tewal, S.S., M.M., menyampaikan bahwa pelatihan dasar CPNS ini diikuti oleh 94 peserta dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Manado.
Pelatihan ini bertujuan untuk membentuk ASN yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik, sesuai dengan Peraturan Lembaga Administrasi Negara Nomor 10 Tahun 2021.

“Pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan kompetensi calon ASN secara terintegrasi, melalui perpaduan pembelajaran klasikal dan non-klasikal, serta penguatan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK,” ujar Otniel dalam laporannya.

Ia menambahkan, kegiatan pelatihan ini didukung oleh tenaga pengajar dari BPSDMD Provinsi Sulut, pejabat Pemerintah Provinsi Sulut, serta pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Manado.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan pula penyerahan penghargaan kepada peserta berprestasi.  (BAS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *