MANADO , BAS – Ditengah gencarnya program efisiensi anggaran yang digagas oleh Presiden RI Prabowo Subianto, dimana banyak pembiayaan yang dihapus, termasuk gaji staf khusus (stafsus), baik itu stafsus gubernur serta kabupaten/ kota.
Pemerintah Provinsi Sulut justru melakukan pengangkatan stafsus gubernur Sulut sebanyak 20 orang, dimana pelantikan stafsus dilakukan langsung oleh Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK) pada hari selasa (22 april 2025), di kantor Gubernur Sulut.
Pengamat Politik dan Pemerintahan Sulut Taufik Tumbelaka, mempertanyakan kebijakan Gubernur Sulut atas pengangkatan Stafsus tersebut.
Menurutnya, Staf Khusus Kepala Daerah itu dibutuhkan dikarenakan para Kepala Daerah memang membutuhkannya guna menunjang kinerja para Kepala Daerah.
“ini tentunya dengan catatan memang sesuai kopetensi dan rekam jejaknya jelas,” kata Tumbelaka kepada awak media, selasa (22/04/25).
Namun, kata Tumbelaka, disisi lain untuk pengangkatan Staf Khusus, sepanjang pengetahuannya, para Kepala Daerah yang baru dilantik, dilarang mengangkat Tenaga Ahli maupun Staf Khusus Kepala Daerah. “Larangan ini oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Maksud dan tujuan yang saya tangkap dari diberlakukan larangan ini adalah guna menekan pemborosan anggaran didaerah serta juga sebagai upaya pencegahan pengangkatan yang didasarkan kepentingan politik,” tegasnya.
Tumbelaka menyatakan, terkait pengangkatan Staf Khusus Gubernur Sulut tentunya akan menimbulkan pertanyaan.
“Apakah larangan itu sudah dicabut atau belum ? Atau ada pengecualian tertentu ? Jadi terkait ini perlu penjelasan dari Pemerintah Propinsi Sulut dan juga BKN. Ini supaya jelas sehingga tidak menimbulkan asumsi liar dan kebingungan,” beber Tumbelaka.
Sementara itu, saat awak media menghubungi Plh Sekprov Sulut Tahlis Gallang, dia menjawab saat ini lagi rapat. ” maaf, saat ini saya lagi rapat. Nanti dihubungi kembali,” ucap Sekprov Sulut.
Sàat berita ini diturunkan, media ini masih menunggu jawaban dari Sekprov Sulut.
Diketahui Daftar Stafsus Gubernur Sulut :
Drs Ferdinand E.M Mewengkang Pemerintahan dan Pengembangan SDM/Koordinator Staf Khusus.
Max Lomban Kebudayaan
Prof Grevo Gerung Pendidikan
Dr. Fiko Inga, S.IP., M.SI Politik dan Kebijakan
Prof Benny Pinontoan Pembangunan Sumber Daya Alam
Recky Harry Langie Investasi
Dr Magdalena Wullur, SE, MM.,MAO, CMILT Perencanaan Pembangunan
Olvie Limpele Sosial Kemasyarakatan/Kerohanian
Fariest Soeharyo Kepemudaan
Herold V Kaawoan Pemberdayaan Masyarakat
Marlina Moha Siahaan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak
Samuel Patabang Ekonomi dan Pembangunan
Daniel Duma Pertambangan dan Energi
Christian Yokung, S.Kom Olahraga
Ir Johan Victor Malonda Perhubungan
Dr Devi Malalantang Pariwisata
Reza Sofian, SH Perikanan dan Kelautan
John Sada, SH.,MH Hukum dan HAM
Nurjanah Seliani Hubungan Antar Lembaga
AKBP Purn Tommy Lahama Kesatuan Bangsa. (dfy)













