Resmikan Posko Relawan di Teling Atas, AARS : Pilkada 9 Hari lagi, kita Harus Menang Besar

MANADO , BAS  – Kegiatan Turun Lapangan (Turlap) Calon Walikota dan Wakil Walikota Manado Andrei Angouw dan Richard Sualang (AARS) kali ini mengunjungi Kampung Baru, Teling Atas Kecamatan Wanea, Senin (18/11/2024).

Paslon AARS bertemu dengan para pendukung serta melakukan peresmian Posko Pemenangan Relawan Red Fighter untuk memenangkan SK-DT dan AARS.

Dilokasi terlihat para pimpinan partai baik dari PDI Perjuangan dan Partai Pendukung lainnya, pimpinan relawan serta tokoh agama dan tokoh masyarakat. Ikut mendampingi AARS dilapangan Anggota DPRD Kota Manado Bung Jimmy Gosal S.H.,M.H, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Andrei Angouw dalam sambutannya kepada relawan menyampaikan bagaimana memanfaatkan waktu yang tinggal beberapa hari menjelang 27 November saat pencoblosan. Selai itu, AA mengajak para pendukungnya untuk menghadapi Pilkada ini dengan riang gembira.

“Tinggal 9 hari lagi Pilkada, nda usah panas – panas, ini kan pesta demokrasi, torang hapy – hapy aja,” kata AA.

Menghadapi Pilkada yang tinggal menghitung jari, AA berharap untuk maksimalkan kemenangan di kampung baru, Teling Atas. AARS menarget kemenangan besar di Pilkada 2024.

“Pilkada yang lalu torang menang 36.7 persen. Survey selama 3 bulan terakhir cukup stabil di 55 persen. Nyanda mendahului kuasa di atas, tapi kemungkinan besar menang. Target kita menang 60 persen. Jangan polo dunia, jadi kalo ada saudara ato teman lain yang so ada pilihan lain, hargai jo dia punya pilihan, mungkin dia akan tergabung di sisa 40 persen diantara 3 paslon yang lain,” ucap Angouw.

Target besar kemenangang AARS tampak bukan mustahil dicapai. Pasalnya, dukungan kepada pasangan petahana ini terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat.

Hasil kerja nyata pasangan AARS jadi modal penting untuk meraup suara besar di pilwako Manado tahun ini.

“Selama kurang lebih 3,5 tahun ini torang ada pasang 3000 lampu, torang tata itu saluran – saluran air, menata trotoar supaya lebih.Soal bantuan sosial (bansos) torang ada, tapi bansos untuk orang – orang yang susah (miskin).Lansia yang mampu dorang nda perlu bansos, dorang perlu kenyamanan, jalan yang bagus, penerangan jalan supaya kalo dorang bajalan nyanda mo jatung. Pembangunan infrastruktur yang baik itu juga bantuan untuk seluruh masyaramak termasuk lansia,” pungkas AA.  (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru