MANADO , BAS – Untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, BPJS Kesehatan berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi dengan memberikan kemudahan dan kecepatan akses layanan bagi pesertanya.
Salah satu inovasi yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat adalah dengan adanya perangkat Anjungan Mandiri Jaminan Kesehatan Nasional (AMAN JKN).
Wulan Cashia Supit (22) adalah salah satu peserta JKN yang telah menggunakan perangkat AMAN JKN. Wulan menceritakan pengalamannya saat menggunakan perangkat AMAN JKN untuk merubah data kepesertaannya (15/04). Ia sengaja mengunjungi Kantor Cabang BPJS Kesehatan untuk melakukan perubahan alamat sekaligus nomor ponselnya dikarenakan tidak dapat mengakses Aplikasi Mobile JKN-nya
“Saya merupakan peserta JKN dari segmen peserta Pekerja Penerima Upah (PPU). Saya sengaja datang ke Kantor BPJS Kesehatan untuk melakukan beberapa perubahan data kepesertaan saya, kebetulan saya baru saja pindah rumah dan mengganti nomor ponsel saya. Seharusnya untuk melakukan perubahan data peserta bisa saja menggunakan Mobile JKN, namun karena nomor ponsel saya juga berubah, jadi saya tidak bisa mengakses Mobile JKN. Setelah di Kantor BPJS Kesehatan dan saat ingin mengambil nomor antrean, ada petugas yang mengarahkan saya agar menggunakan AMAN JKN untuk perubahan data tersebut,” ujarnya.
Wulan mengakui bahwa dengan adanya AMAN JKN semua urusan kepesertaan BPJS Kesehatan menjadi lebih mudah dan cepat, tidak memerlukan waktu yang lama, semua urusannya bisa terselesaikan. Saat itu, Wulan juga melakukan pengecekan lokasi fasilitas kesehatannya yang terdaftar dan fitur lainnya. Ia sangat terbantu dan puas dengan kemudahan layanan kepesertaan yang tersedia di perangkat AMAN JKN BPJS Kesehatan.
“Dengan perangkat AMAN JKN ternyata saya bisa mengurus perubahan data peserta tanpa harus bertatap muka dan datang ke loket dengan nomor antrean. Menurut saya AMAN JKN ini merupakan layanan alternatif yang mudah dan cepat bagi setiap peserta JKN di Kantor BPJS Kesehatan. Inovasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan semua peserta dapat mengakses layanan administrasi JKN dengan mudah, tanpa hambatan dan memeriksa informasi status kepesertaan secara real time,” tambahnya.
Menurut Wulan, perangkat AMAN JKN ini merupakan pengembangan kanal layanan dan komitmen BPJS Kesehatan untuk mempermudah proses administrasi dan meningkatkan kepuasan peserta yang datang langsung ke Kantor BPJS Kesehatan setempat. Wulan berharap agar AMAN JKN ini dapat tersebar di tempat-tempat pelayanan publik, agar peserta dapat lebih mudah dalam mengakses layanan JKN tanpa harus mengantre lama di loket pendaftaran.
“AMAN JKN ini merupakan solusi yang tepat ketika peserta tidak dapat mengakses Mobile JKN. Karena tidak semua orang paham teknologi, belum lagi kalau handphone-nya tidak support dengan Mobile JKN. Saya berharap agar perangkat AMAN JKN ini dapat tersebar di tempat pelayanan publik, ya modelnya seperti ATM itu. Jadi, peserta JKN dimanapun dan kapanpun bisa mengecek layanan BPJS Kesehatan tanpa harus datang ke kantor cabang,” ungkapnya.
Wulan sangat mengapresiasi adanya AMAN JKN karena dapat meningkatkan kenyamanan, mempercepat pelayanan, dan meminimalisir kendala administratif yang sering terjadi dalam sistem JKN saat ini.
“Jujur saya sangat mengapresiasi adanya perangkat AMAN JKN dan inovasi lainnya yang telah diciptakan oleh BPJS Kesehatan. Kedepannya semoga perangkat AMAN JKN dapat kita temui di semua kantor BPJS Kesehatan di setiap Kabupaten dan Kota dan jumlahnya juga ditambah, jadi akan mempercepat dan mempermudah akses layanan,” terangnya. (BAS)








