MANADO, BAS – Program dari Pemerintah pusat tentang pembentukan Koperasi Merah Putih, disuport penuh oleh Pemerintah Kota Manado. Penegasan ini disampaikan Sekretaris Daerah Kota Manado dr Steaven Dandel, saat membuka kegiatan Sosialisasi Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, berdasarkan Inpres No 9 tahun 2025, rabu (30/april/2025), di Aula BKPSDM, yang pesertanya terdiri dari Seluruh Camat dan Lurah.
” Tergetnya pada tanggal 18 juli 2025, sudah terbentuk 87 koperasi Merah Putih disetiap kelurahan, dengan 7 jenis usaha disetiap koperasi,” kata Dandel.

Bentuk dukungan dari Pemkot Manado, kata Sekda Dandel, adalah suport dana yang diambil dari APBD untuk pembuatan akte notaris disetiap koperasi.
Selain itu, lanjut Dandel lagi, Pemkot juga berharap ada suport dana dari Pemerintah pusat untuk modal awal disetiap koperasi.
” Saya harapkan, seluruh camat dan lurah untuk mensosialisasikan pembentukan koperasi Merah Putih ini kepada masyarakat,” tutur Dandel.
Kepad awak media, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Daerah Kota Manado, Tony Mamahit, menjelaskan pembentukan Koperasi Merah Putih di tingkat kelurahan persiapannya akan segera rampung.
“Saat ini masih di sosialisasikan kepada perangkat kelurahan. Setelah ini masing-masing kelurahan akan melakukan musyawarah untuk menentukan pengurus koperasi di wilayahnya. Dan untuk pengurusnya bisa dipilih dari warga kelurahan tersebut,” ujar Kadis.
Untuk UMKM yang akan bergabung dengan koperasi harus menyediakan layanan sesuai kebutuhan desa, seperti:
– Kantor Koperasi: Pusat administrasi dan koordinasi.
– Apotek & Klinik Desa: Layanan kesehatan terjangkau.
– Cold Storage: Penyimpanan hasil pertanian.
– Toko Saprotan : Penyiapan segala kebutuhan pertanian
– Simpan Pinjam: Akses pembiayaan dengan bunga rendah untuk UMKM desa.
– Logistik Desa: Distribusi sembako dan kebutuhan pokok dengan harga stabil.
“Untuk saat ini ada 7 layanan yang akan disediakan oleh koperasi melalui UMKM. Namun kedepannya akan berkembang sesuai dengan potensi dari masing-masing kelurahan,” terang Mamahit. (dfy)








