Buntut Maraknya Pungli dan Kasus Diskriminasi di Kampus IAIN Manado, Mahasiswa Demo dan Bakar Ban

Kota Manado1018 Dilihat

MANADO, BAS  -Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado,  gempar dengan kasus dugaan maraknya pungutan liar ( Pungli),
serta kurangnya perbaikan sistim perkuliahan dan rawannya tingkat keamanan di Kampus Hijau tersebut, menjadi pemicu aksi Mahasiswa  melakukan Aksi Demo di kampus tersebut pada Rabu (06/11/2024).

Dalam aksi yang berlangsung di pelataran Kampus di bawah binaan Kementrian Agama RI ini semakin tercoreng  dengan aksi bakar ban serta tutuntutan Mahasiswa mencakup  berupa poin yaitu.
Menuntut dihilangkannya Punggutan liar (Pungli) terhadap oknum Kartu Indonesia Pinter (KIP) sesuai pasal 12 Ayat 1 UU No2 Tahun 2001 tentang Gratifikasi dan Pasal 60 pedoman kode etik Dosen dan  Tenaga Pendidik IAIN Manado.


Selain itu Mahasiswa juga Menuntut Ma’Had- Al’Jami’ah terhadap transparansi Agaran Ma’had.
” Dalam Aksi Ini Kami Juga Menuntut perbaikan sistim perkuliahan, Kurangnya Dosen ahli di Program studi tertentu, Kuliah jam Malam di Luar Jam Kampus, tidak disiplin ya Dosen dalam proses belajar mengajar, Kampus Caparuni dengan tingkat keamanan yang memprihatinkan, serta diskriminasi terhadap Mahasiswa oleh dosen. serta yang terjadi pada Salah satu Mahasiswa S2 yang dilakukan oleh salah satu dosen IAIN Manado,” Ujar Mahasiswa yang Merahasiakan namanya.

Kasus di Kampus IAIN Manado Akhir-akhir ini semakin semakin santer terdengar, seperti yang di beritakan pada waktu lalu Seorang Mahasiswi S2, menjadi korban diskriminasi oleh salah satu Dosen yang Berinisial Sri, Kasus ini di tangani oleh pihak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3PAD) Provinsi Sulawesi Utara.   (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *