Masih Kurang Peduli, Program JKN Sasar Anak Muda

Kesehatan535 Dilihat

MANADO, BAS –Menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan nasional (JKN) sangat penting untuk menjamin kesehatan dan kestabilan finansial di masa depan, namun banyak Kalangan anak muda masih kurang pemahamannya akan pentingnya jaminan kesehatan saat ini. Banyak dari mereka yang masih sehat dan merasa tidak memerlukan perlindungan jaminan kesehatan.

Sebagai remaja dan mahasiswa yang peduli dengan kesehatan, Tesalonika Lengkoan (21) menyampaikan tentang pentingnya jaminan kesehatan untuk kalangan anak muda. Tesalonika paham bahwa menjadi peserta Program JKN sejak dini adalah bentuk proteksi diri atas risiko sakit yang bisa datang kapan saja dan bisa menyerang siapa saja baik yang tua maupun yang muda, dan risiko biaya pengobatan yang tidak murah.

Dirinya berharap agar generasi muda memikirkan proteksi diri dengan menjadi peserta JKN agar dapat hidup tenang dan tidak khawatir ketika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan.
“Sekarang banyak anak muda yang belum tergabung dalam Program JKN, mereka masih cuek atau kurang aware dengan program yang dikelola oleh BPJS Kesehatan. Padahal harusnya mereka juga perlu proteksi diri, karena sakit tidak memandang usia. Kalau lagi ngobrol sama mereka dan membahas tentang salah satu program pemerintah ini, mereka malas menanggapinya, malah cenderung memberikan kesan negatif padahal mereka sendiri belum pernah berobat sebagai peserta JKN,” ungkapnya.

Awalnya, Tesalonika underestimate tentang Program JKN karena ia membaca berita negatif di media sosial tentang BPJS Kesehatan. Namun setelah anggota keluarganya merasakan sendiri manfaat dari hadirnya Program JKN ini, maka ia langsung merubah pandangannya tentang Program JKN.
“Saya pernah membaca berita negatif tentang Program JKN di media sosial, saya jadi understimate dengan adanya program ini. Saya sering berpikir, buat apa memiliki jaminan sosial kalau ternyata sulit mendapatkan pelayanan di rumah sakit. Tapi setelah saya melihat langsung pelayanan pada saat keluarga saya dirawat, saya langsung merubah pola pikir saya, dan ternyata pelayanannya bagus, tidak ada perbedaan dengan pasien lain.
Ia menyampaikan bahwa pelayanan yang diterimanya sangat baik dan para perawat juga bersikap ramah. Ia mengaku terkejut karena ternyata tidak seperti yang sering diberitakan di media sosial. Ia juga merasa bersyukur telah terdaftar sebagai peserta JKN, sehingga jika sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan, layanan tersebut dapat langsung dimanfaatkan.
Tesalonika juga berharap agar BPJS Kesehatan lebih sering lagi melakukan sosialisasi ke kampus-kampus dan lebih gencar membagikan infografis atau video-video yang menarik untuk mengenalkan Program JKN kepada anak-anak muda serta dapat melibatkan anak-anak muda dalam setiap kegiatan BPJS Kesehatan.
Bukan hanya itu, ia juga berharap untuk seluruh anak muda yang belum menjadi peserta JKN, sudah saatnya kini untuk mendaftarkan diri. Pendaftaran dapat dilakukan secara online maupun langsung di kantor BPJS Kesehatan terdekat. Dengan memiliki BPJS Kesehatan, anak muda bisa lebih tenang dalam menghadapi masa depan tanpa harus khawatir akan biaya kesehatan yang mahal.
“Kalau saya bicara tentang Program JKN dengan teman-teman saya, pasti mereka langsung mengalihkan pembicaraan, kelihatan tidak tertarik dengan topik yang saya bahas, malah kadang ada yang bicara negatif tentang Program JKN. Mungkin mereka sudah terpengaruh dengan berita-berita yang ada di media sosial. Saya sebagai generasi muda berharap agar pihak BPJS Kesehatan lebih sering lagi melakukan sosialisasi ke kampus-kampus, membuat video atau infografis menarik seputar Program JKN dan dapat melibatkan anak-anak muda dalam setiap kegiatan agar kami sebagai generasi muda bisa tertarik mengikuti Program JKN dan untuk yang belum menjadi peserta JKN, yuk cepetan daftar agar hidup kita tenang,” tutupnya. (BAS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *